Aktivitas Ekstrak Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus Lour) Sebagai Antiinflamasi pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)

  • Dise Rahmawati
  • Riski Sulistiarini
  • Muhammad Amir Masruhim
Keywords: Coleuss amboinicus Lour., Antiinflamasi, Tikus Putih

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada daun bangun-bangun dan aktivitas ekstrak daun bangun-bangun sebagai antiinflamasi. Hasil pengujian metabolit sekunder menunjukkan bahwa daun bangun-bangun mengandung flavonoid, saponin, steroid dan triterpenoid. Sedangkan  metode yang digunakan yaitu induksi karagenan pada kaki tikus putih. Tikus putih dikelompokkan menjadi lima kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang diberi Na CMC, kelompok kontrol positif yang diberi Na diklofenak  dengan dosis 50 mg dan tiga kelompok uji yang diberikan ekstrak dengan tiga variasi dosis yaitu 150 mg/200gBB tikus, 200 mg/200gBB tikus dan 250 mg/200gBB tikus yang masing-masing diberikan oral serta tiap tikus dikondisikan bengkak terlebih dahulu pada kaki tikus. Pengukuran bengkak pada kaki tikus dengan mengukur diameter kaki tikus terlebih dahulu dengan plestimometer. Dari hasil pengukuran menunjukkan dosis 250 mg/200gBB memiliki aktivitas penurunan radang lebih baik dari dosis lainnya.

References

[1]Kaliappan, Neil. 2008. Fitokimia. UI Press: Jakarta.
[2]Widyaningrum, Herlina. 2011. Kitab Tanaman Obat Nusantara. MedPress: Yogyakarta.
[3]Nayeem. 2012. Effects of plant stages of analgesic activity of the leaves of Tectona grandis. Krupanidhi college of pharmacy, Bungalore
Published
2015-06-30
How to Cite
Rahmawati, D., Sulistiarini, R., & Masruhim, M. A. (2015). Aktivitas Ekstrak Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus Lour) Sebagai Antiinflamasi pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 1(1), 1-7. https://doi.org/10.25026/mpc.v1i1.1

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>