AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BERAS KETAN HITAM (ORYZA SATIVA L. VAR GLUTINOSA) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (MUS MUSCULUS)

  • Dian Suasana
  • Welinda Dyah Ayu
  • Arsyik Ibrahim
Keywords: beras ketan hitam, aloksan, penurunan glukosa darah

Abstract

Diabetes melitus memiliki prevalensi yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun sehingga dibutuhkan obat yang efektif dengan efek samping minimal untuk menanggulangi sindroma metabolik ini. Salah satu tanaman yang secara empiris banyak digunakan masyarakat untuk pengobatan diabetes adalah beras ketan hitam (Oryza sativa L. var glutinosa). Penelitian ini bertujuan mengetahui rendemen, metabolit sekunder, aktivitas, dan dosis efektif dari ekstrak beras ketan hitam dalam menurunkan kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) diabetik. Untuk meningkatkan kadar glukosa darah digunakan aloksan. Selanjutnya dilakukan pemberian ekstrak beras ketan hitam dengan variasi dosis 195 mg/kg BB; 390 mg/kg BB; 780 mg/kg BB, kontrol negatif, kontrol normal, dan Glibenklamid sebagai kontrol positif. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan pada hari ke- 0, 2, 4, 6, 8, dan 10 menggunakan glukometer. Hasil perhitungan rendemen ekstrak etanol beras ketan hitam diperoleh sebesar 1,44% dan terdeteksi metabolit sekunder berupa senyawa golongan fenol, saponin, flavonoid, alkaloid, dan tanin. Hasil analisis data kadar glukosa darah menunjukkan ekstrak etanol beras ketan hitam memiliki aktivitas dalam penurunan kadar glukosa darah   (ρ<0.01) dengan dosis paling efektif 195 mg/kg BB yang bila dibandingkan dengan Glibenklamid diperoleh nilai ρ > 0.05 dalam menurunkan kadar glukosa darah sehingga dapat disimpulkan ekstrak etanol beras ketan hitam memiliki aktivitas dalam menurunkan kadar glukosa darah.

References

1. Gustavani, R. dan Soegondo, S., 2007, Sindrom Metabolik: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III Edisi IV. Pusat Penerbitan IPD FKUI. Jakarta.
2. Burtis, C. A., Ashwood, E. R., dan Bruns, D. E., 2006, Lipids, Lipoproteins, Apolipoproteins, and Other Cardiovascular Risk Factor. In: Tietz Textbook of Clinical Chemistry and Molecular Diagnostic. Volume 1. St. Louis, Missouri. Elsevier.
3. World Health Organization (WHO), 2012, About Diabetes. Diabetes Unit. Switzerland.
4. Daud, N., 2013, Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas) pada Mencit yang Diinduksi Streptozotocin. Tesis. Tidak Dipublikasikan. Universitas Sumatera Utara. Medan.
5. Katno dan Pramono, S., 2003, Tingkat Manfaat dan Keamanan Tanaman Obat dan Tanaman Obat Tradisional. Balai Penerbit FKUI. Jakarta.
6. Nailufar, A. A., Basito dan Anam, A., 2012, Kajian Karakteristik Ketan Hitam (Oryza sativa glutinosa) pada Beberapa Jenis Pengemas Selama Penyimpanan. Jurnal Teknosains Pangan. Vol. 2. No.1: 122-132.
7. Medanense, Herbarium, 2011, Klasifikasi Ketan Hitam. Universitas Sumatera Utara. Medan.
8. Depkes RI., 1996, Materia Medika Indonesia Jilid VI. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta.
9. Depkes RI., 1979, Farmakope Indonesia Edisi III. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.
10. Depkes RI., 2000, Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Cetakan Pertama. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.
11. Lestari, A. B. S., dan Yohanes, D., 2014. Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Hasil Optimasi Pelarut Etanol – Air. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia. Vol.21. No.1: 75-79.
12. Sihombing, C. N., Nasrul, W., dan Taofik, R., 2008, Formulasi Gel Antioksidan Ekstrak Buah Buncis (Phaseolus vulgaris L.) dengan Menggunakan Basis Aqupec 505 HV. Universitas Padjajaran. Bandung
13. Suharmiati, 2003, Pengujian Bioaktivitas Anti Diabetes Melitus. Departemen Kesehatan RI. Surabaya.
14. Rohilla, A., dan Ali, S., 2012, Alloxan Induced Diabetes: Mechanism and Effect. International Journal of Research in Pharmacetical and Biomedical Sciences. Vol. 3 No. 2.
15. Rosnani dan Marianne, Y., 2011, Antidiabetic Activity From Ethanol Extract of Kluwih’s Leaf (Artocarpus camansi L.). Jurnal Natural Universitas Syiah Kuala. Vol. 11 No. 2.
16. Prameswari, M., dan Widjanarko, S. B., 2014, Uji Efek Ekstrak Air Daun Pandan Wangi terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah dan Histopatologi Tikus Diabetes Mellitus. Jurnal Pangan dan Agroindustri. Vol. 2 No. 2.
Published
2016-04-26
How to Cite
Suasana, D., Ayu, W. D., & Ibrahim, A. (2016). AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BERAS KETAN HITAM (ORYZA SATIVA L. VAR GLUTINOSA) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (MUS MUSCULUS). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 3(2), 147-155. https://doi.org/10.25026/mpc.v3i2.100

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >>