Analisis β-Karoten Dalam Waluh (Cucurbita Sp.) Secara Spektrofotometri Cahaya Tampak

  • Faridah Faridah
  • Mona Christina Thomas
Keywords: Cucurbita Sp, β-karoten, spektrofotometri cahaya tampak

Abstract

Waluh (Cucurbita Sp.) merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Selain terdapat waluh lokal yang sering ditemui di pasar tradisional, beredar pula waluh impor yang pada umumnya dijual di pasar swalayan. Waluh memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh manusia diantaranya β-karoten, yaitu suatu senyawa karotenoid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis β-karoten dalam waluh secara spektrofotometri. Telah dilakukan penetapan kadar β-karoten pada waluh lokal dan impor dengan mengekstraksi sampel terlebih dahulu menggunakan n-heksan-aseton (60:40) kemudian hasil ekstraksi dianalisis dengan metode spektrofotometri cahaya tampak (450 nm). Hasil penelitian menunjukkan kandungan β-karoten pada waluh impor(24,03 ±0,04 mg/100 g) lebih tinggi dibandingkan waluh lokal (21,39 ±0,10 mg/100 g) dengan LOD 0,8 bpj ; LOQ 2,66 bpj (waluhlokal) dan LOD 0,80 bpj ; LOQ 2,68 bpj (waluhimpor). Metode spektrofotometri cahaya tampak pada penetapan kadar β-karoten dalam waluh lokal dan impor memberikan ketelitian yang baik dengan simpangan baku relatif 0,47 untuk waluh lokal dan 0,18 untuk waluh impor. Keakuratan yang tinggi dengan hasil perolehan kembali rata – rata adalah 99,87 % untuk waluh lokal dan 99,93 % untuk waluh impor. 

References

1. Henny K. Teknologi Pengolahan Pangan; Tepung labu kuning. Jakarta, Kansius; 2003. Hal. 10,11
2. Sri Kumalaningsih, Antioksidan, Sumber dan Manfaatnya. Diambil dari http://antioxidancentre.com/html; Diakses tanggal 24 Juli 2013
3. Antioksidan. Diambil dari http://Citylifechiropractic.com/artikel.html; diakses tanggal 24 Juli 2013
4. Sofia D. AntioksidandanRadikalbebas. Diambildarihttp://www.chem-is-try.org; 2005 diaksespadatanggal 24 Juli 2013
5. Tapan MHA, Dr. Erik. Kanker, Antioksidan, Terapi komplementer. Jakarta. Elex media komputindo; 2005. Hal 107-11
6. Irwandi J, Norshazila S, Yumi Zuhanis HH. Scheme of Obtaining β-carotene Standart from Pumpkin (Cucurbita moschata) Flesh. International Food Research Journal. 19th Edition. Vol II; 2012 hal 531-5.
7. British pharmaceutical commision British Pharmacopoeia. Vol I London; The Stationery Ofiice; 2005 hal. 242-5
8. United State Pharmacopeial Convention. The United States Pharmacopeia 28 –The National Formulary 23. Rockville; United States Pharmacopeial Convention Inc: 2005 hal 240-1
9. AOAC. Verified Methods Program Manual on Practice and Procedures. Arlington. USA;1998
10. Syamsuhidayat, S.S., Hutapea, J.R, 2000, InventarisTanamanObat Indonesia (I). Jilid 1, BadanPenelitiandanPengembangan, DepartemenKesehatan RI, Jakarta, Hal 184
11. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Panduan Teknologi Ekstrak. Jakarta; Dirjen POM; 2000. Hal 6-14
12. Starsburg Council Of Europ. The European Pharmacopoeia. 5th edition France: Aubin, Liguge; 2005. Hal 1083-4
13. Winarto FG. Kimia pangan dan gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama; 2002. hal. 121.
14. Belitz HD,Grosch W. Food Chemistry. Diterjemahkan M.M.Burghagen, S.Jordan. 4th edition. German: Springer. hal. 378-81.
15. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Panduan Teknologi Ekstrak. Jakarta; Dirjen POM; 2000. Hal 6-14
16. Anonim. USDA Nutrient Database kor Standard Referencie. 2001
17. Day RA, Underwood AL. Analisis Kimia Kuantitatif Edisi VI. Diterjemahkan oleh Iis Sophyan. Jakarta Erlangga 2002. Hal 407
18. Sugiono. Statistika untuk penelitian. Bandung: CV Alfabet; 1999 Hal. 93, 134-36
19. Horwitz W. Official Method of Analysis of AOAC International. 18th Edition. Vol I; 2005 hal 45
20. Chan CC, Lee YC, Hermanl, Zhang XM. Analytic Verification and Instrument Performance Verification. United State of America; Wiley Interscince; 2004. Hal 13-21
Published
2016-04-26
How to Cite
Faridah, F., & Thomas, M. C. (2016). Analisis β-Karoten Dalam Waluh (Cucurbita Sp.) Secara Spektrofotometri Cahaya Tampak. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 3(2), 194-203. https://doi.org/10.25026/mpc.v3i2.107