Uji Potensi Hemostasis Ekstrak Etanol Daun Keji Beling (Strobilanthes crispus) pada Mencit (Mus musculus)

  • Istiyani Istiyani
  • Nur Mita Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia http://orcid.org/0000-0002-6355-6888
  • Muhammad Amir Masruhim
Keywords: Daun keji beling, waktu perdarahan, hemostasis

Abstract

Daun keji beling memiliki banyak kandungan senyawa yang bermanfaat, salah satunya adalah tannin yang efektif untuk menghentikan pendarahan (hemostasis). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis terbaik dan potensi ekstrak etanol daun keji beling dibandingkan dengan kontrol positif pada mencit. Penelitian ini menggunakan lima kelompok mencit sebagai sampel terdiri dari lima mencit tiap kelompok. Waktu pendarahan ditentukan dengan metode bleeding tail. Didapatkan hasil bahwa nilai rata-rata waktu perdarahan pada kontrol negatif sebesar 99.111 ± 0.832 detik; kontrol positif sebesar 92.222 ± 7.952 detik; ekstrak etanol daun keji beling dosis A sebesar 94.111 ± 5.508 detik; dosis B sebesar 88,611 ± 9,425 detik; dosis C sebesar 91,333 ± 7,498 detik. Data dianalisis dengan menggunakan Anava Dua Arah dan menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dari waktu perdarahan antara kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif dan kelompok uji ekstrak etanol daun keji beling.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun keji beling dapat memperpendek waktu pendarahan pada mencit serta memiliki potensi yang sama baiknya dengan kontrol positif, dimana dosis B merupakan dosis terbaik.

References

1. Setiadinata Jimmy. 2003. Penanggulangan perdarahan. Bandung: FK UNPAD
2. Vogel, G.G. 2002. Drug Discovery and Evaluation: Pharmacological Assays. 2nd Ed. Berlin : Springer
3. Sukandar, E.Y., Sigit J.I., Fitriyani, N. 2008. Efek Antiagregasi Platelet Ekstrak Air Bulbus Bawang Putih (Allium sativum L.,), Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Kombinasi Pada Mencit Jantan Galur Swiss Webster. Majalah Farmasi Indonesia, 19 (1).
4. Pedersen W Gordon. 1996. Kelanjutan dan komplikasi pencabutan gigi. Dalam: Lilian Yuwono, editor. Buku ajar praktis bedah mulut. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC;
5. Setyaningsih, D. 2008. Uji Efek Infusa Daun Keji Beling Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Kelinci Jantan. Universitas Muhammadiah. Surakarta.
6. Li, K, Diao, Y, Zhang, H, Wang, S, Zhang, Z, Yu, B, Huang, S & Yang, H. 2011. Tannin Extracts From Immature Fruits of Terminalia Chebula Fructus Retz. Promote Cutaneous Wound Healing in Rats, BMC Complementary and Alternative Medicine, vol. 11; 1 - 9.
7. Al-Henhena, N, Mahmood, A, Al-Magrami, A, Nor Syuhada, ABN, Zahra, AA, Summaya, MD, Suzi, SM & Salmah, I. 2011. Histological Study of Wound Healing Potential by Ethanol Leaf Extract Strobilanthes crispus in Rats. Journal of Medicinal Plants Research, vol. 5; 3660 - 3666.
8. Tedjasulksana, Regina. 2013. Ekstrak Etil Asetat dan Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) Dapat Memperpendek Waktu Pendarahan Mencit (Mus musculus). Jurnal Kesehatan gigi. Vol. 1 No. 1.
9. Odukoya, O.A., Sofidiya, M.O., Ajadotuigwe, J.O., Olaleye, O.O. 2009. Hemorrhoid Theraphy with Medical Plants: Astringency and Inhibition of Lipid Peroxidation as Key Factors. International Journal of Biological Chemistry, 3: 111-118
Published
2016-04-26
How to Cite
Istiyani, I., Mita, N., & Masruhim, M. A. (2016). Uji Potensi Hemostasis Ekstrak Etanol Daun Keji Beling (Strobilanthes crispus) pada Mencit (Mus musculus). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 3(2), 234-242. https://doi.org/10.25026/mpc.v3i2.113

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>