Pengaruh pH terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Miana (Coleus atropurpureus L. Benth)

  • Fitri Eka Giuliana
  • Mirhansyah Ardana
  • Rolan Rusli Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia http://orcid.org/0000-0003-1264-5933

Abstract

Ekstrak etanol daun miana memiliki aktivitas antioksidan yang baik dengan nilai IC50 48,04 ppm. Stabilitas dari antioksidan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti oksigen, cahaya, pH, dan suhu. Pengaruh pH terhadap aktivitas antioksidan dilihat dengan menggunakan buffer Sitrat pH 3, 4 dan 5,3 serta buffer Sitrat – Fosfat pH 3; 4; 5,3; 6; 7; dan 8. Uji terhadap aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) menggunakan spektrofotometer UV-Vis menghasilkan nilai IC50 yang paling baik pada pH 4 dengan buffer Sitrat (IC50 29,97 ppm) dan dengan buffer Sitrat – Fosfat (IC50 30,88 ppm).

References

1. Wanti, Surtika. 2008. Pengaruh Berbagai Jenis Beras Terhadap Aktivitas Antioksidan pada Angkak oleh Monascus purpureus. Universitas Sebelas Maret: Surakarta.
2. Helliwel, B. and Gutteridge, J.M.C. 1999. Free Radicals in Biology and Medicine. Third Edition. Oxford University Press: New York.
3. Hernani dan Rahardjo, R. 2006. Tanaman Berkhasiat Antioksidan. Swadaya: Jakarta. 48-49.
4. Winarsi, H. 2007. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas Potensi dan Aplikasi dalam Kesehatan. Kanisius: Yogyakarta.
5. Ahmad, Ahyar and Muh. Nasrum Massi. 2014. The Antituberculosis Rifampicin is Activated by 2’,5’-Dimethyl Benzopelargonolactone from The Leaf Coleus atropurpureus L., Benth. International Journal of Pharma and Bio Science.5(1). (B) 758-764.
6. Sari, Devi. D. 2013. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Miana(Coleus athropurpureus) Terhadap DPPH. Universitas Mulawarman: Samarinda.
7. Dalimartha, S. 2007. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid I. Trubus Agriwidya: Jakarta.
8. Hendry, G. A. F. and Houghton, J. D. 1996. Natural Food Colorant Second Edition. Blackie Academic and Professional: London.
9. Hayati, E. K., Budi, U. S., dan Hermawan, R. 2012. Konsentrasi Total Senyawa Antosianin Ekstrak Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.):Pengaruh Temperatur dan pH. Jurnal Kimia .6 (2). 138-147.
10. Setiono, Monica. H. 2013. Penentuan jenis Solven dan pH Optimum pada Analisis Senyawa Delphinidin dalam Kelopak Bunga Rosela dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Teknik Kimia dan Industri. 2 (2). 91-96.
11. Hardiyanti, Yuniar., Djaswir Darwis dan Adlis Santoni. 2013. Ekstraksi dan Uji Antioksidan senyawa Antosianin dari Miana (Coleus scutellarioides L. (Benth)) Serta Aplikasi pada Minuman. Jurnal Kimia Unand. 2 (2). 44-50.
12. Prakash, A., Rigelhof, F., Miller, E. 2001. Antioxidant Activity, dalam Rahayu. 2010. Penentuan Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Etanol Daun Ketapang (Terminalia catappa L) dengan Metode 1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil (DPPH). Universitas Diponegoro: Semarang.
13. Martiningsih, N. W., I Nyoman S., Putu E. Y. 2014. Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Etanol Buah Terong Ungu (Solanum melongena L.). Jurnal Kimia. 8 (2). 145-152.
14. Miguel, M. G. 2011. Anthocyanins: Antioxidant and/or anti-inflammatory activities. Journal of Applied Pharmaceutical Science. 01 (06). 2.
15. Harborne, J. B. 1987. Metode Fitokimia : Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Penerbit ITB: Bandung.
16. Laleh, G. H., H. Frydoonfar., and S. Zare. 2006. The Effect of Light, Temperature, pH and Spesies on Stability of Anthocyanin Pigments in Four Berberies Species. Pakistan Journal of Nutrition. 5 (1). 90-92.
Published
2015-06-30
How to Cite
Giuliana, F. E., Ardana, M., & Rusli, R. (2015). Pengaruh pH terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Miana (Coleus atropurpureus L. Benth). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 1(1), 242-251. https://doi.org/10.25026/mpc.v1i1.115