Efek Peluruhan Kalsium Batu Ginjal Ekstrak Metanol Daun Bungur (Lagerstroemia speciosa Pers.) Secara In Vitro

  • Mardiah Hayati
  • Adam M. Ramadhan
  • Arsyik Ibrahim
Keywords: Ekstrak metanol, Daun bungur, Kelarutan kalsium batu ginjal.

Abstract

Batu ginjal merupakan salah satu masalah kesehatan yang menempati urutan ketiga setelah infeksi saluran kemih dan kelainan prostat pada sekian banyak penyakit saluran kemih. Salah satu pengobatan untuk penderita batu ginjal dengan memanfaatkan tanaman sebagai pengobatan tradisional. Lagerstroemia speciosa Pers. telah digunakan secara tradisional sebagai tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen, efek dan konsentrasi terbaik ekstrak metanol daun bungur terhadap kelarutan kalsium batu ginjal. Ekstrak dibuat dengan 6 variasi konsentrasi, yaitu 5%, 6,25%, 7,5%, 8,75%, 10% dan 12,5%. Identifikasi secara kualitatif menunjukkan bahwa batu ginjal mengandung kalsium, oksalat dan fosfat. Batu ginjal sebanyak 100 mg direndam dalam larutan ekstrak lalu diinkubasi selama 5 jam (37oC). Hasil filtrat diukur kadar kalsium menggunakan spektrofotometer UV-Visible pada λ 495 nm. Hasil regresi linear kurva baku y = 0,2723 + 0,09815x dengan nilai r = 0,9960. Rendemen ekstrak metanol yang diperoleh sebesar 12,71%. Hasil pengukuran rata-rata kadar kalsium terlarut dalam ekstrak metanol pada masing-masing konsentrasi adalah 36,600 ppm, 47,125 ppm, 86,100 ppm, 117,925 ppm, 191,975 ppm dan 119,625 ppm. Analisis data statistik dengan uji lanjutan BNJD menunjukkan bahwa konsentrasi 10% adalah konsentrasi terbaik dalam melarutkan kalsium batu ginjal secara in vitro sebesar 191,975 ppm.

References

Anggraeni, Sekar. 2013. Uji Aktivitas Penghambatan Pembentukan Batu Ginjal (Anti Nefrolitiasis) Ekstrak Etanol dari Herba Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) Pada Tikus Putih Jantan. Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.
Anonim. 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Depkes RI. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Cetakan Pertama. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Dewi, Suharyani. 2008. Profil Analisis Batu Saluran Kemih di Laboratorium Patologi Klinik. Makassar: Fakultas Kedokteran UNHAS.
Effendi, E. Mulyati dan Sri Wardatun. 2012. Potensi Sari Buah Semangka Merah (Citrullus vulgaris rubrum) dan Sari Buah Semangka Kuning (Citrullus vulgaris flavum) sebagai Peluruh Batu Ginjal Kalsium Oksalat secara In Vitro. Ekologia, Vol. 13 No. 1.
Laruan, LMV., et al. 2013. Phytochemical and Antibacterial Study of Lagerstroemia speciosa (L.) Pers. and Its Ethnomedicinal Importance to Indigenous Communities of Benguet Province, Philippines. Indian Journal of Traditional Knowledge, Vol. 12 No. 3. 379-383.
Ratri, W. N. 2008. Uji Kelarutan Batu Ginjal Kalsium dalam Fraksi Air dan Etil Asetat Daun Jagung (Zea mays L.) secara In Vitro dengan Metode Spektrofotometri Serapan Atom. Skripsi. Surakarta: Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah.
Sja’bani, M. 2007. The Therapeutic Effect of Citrus Aurantifolia Swingle in Idiopathic Hypocitraturic Calcium Nephrolithiasis. Berkala Ilmu Kedokteran, Vol. 39, Hal. 199-208.
Sari, Ratih Pratiwi. 2014. Daya Larut Fraksi n-Butanol Daun Kembang Bulan (Tithonia diversifolia) Terhadap Batu Ginjal Kalsium Secara In Vitro. Media Sains, Vol. 7 No. 2.
Published
2016-04-26
How to Cite
Hayati, M., Ramadhan, A. M., & Ibrahim, A. (2016). Efek Peluruhan Kalsium Batu Ginjal Ekstrak Metanol Daun Bungur (Lagerstroemia speciosa Pers.) Secara In Vitro. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 3(2), 282-289. https://doi.org/10.25026/mpc.v3i2.122

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>