Kajian Pengobatan Hipertensi di Puskesmas Karang Asam Samarinda

Keywords: Hipertensi, pola pengobatan, antihiperteni

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang perlu diterapi dengan tepat dan terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pengobatan pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Asam Samarinda bulan Agustus tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan secara prospektif terhadap resep obat kunjungan terakhir pasien. Pengambilan sampel 114 orang dilakukan secara purposive. Kategori usia pasien hipertensi terbanyak yaitu golongan lansia awal dengan rentang antara 45 sampai 55 tahun (62,3%). Pola terapi obat antihipertensi terdiri atas terapi tunggal (81,58%) dan kombinasi (18,42%). Pada kelompok terapi tunggal terdapat 2 golongan obat yaitu Calcium Channel Blocker (CCB) yaitu Amlodipin (69,3%) dan Angiotensin Converting Enzyme inhibitor (ACE-i) yaitu Captopril (12,3%).

References

Dipiro, J. T., Wells, B. G., Schwinghammer, T. L., dan Dipiro, C. V., 2009. Pharmacotherapy Handbook. McGraw-Hill. New York.
Ekowati, R., dan Sulistyowati, T., 2009. Prevalensi Hipertensi dan Determinannya di Indonesia. Majalah Kedokteran Indonesia. 59. (12).
Kiki, A., Harmani, K., dan Basuni, R., 2007. Quality of Life Evaluation After Coronary Artery Bypass Graft Surgery in Patient who Underwent Phase III Rehabilitation Program. Jurnal Kardiologi Indonesia. 28. 198-196.
Lumbantobing, 2008. Tekanan Darah Tinggi. FKUI. Jakarta.
Published
2016-11-01
How to Cite
Ramdani, F., Mita, N., & Rusli, R. (2016). Kajian Pengobatan Hipertensi di Puskesmas Karang Asam Samarinda. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 4(1), 112-117. https://doi.org/10.25026/mpc.v4i1.169

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>