UJI AKTIVITAS ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK ETANOL BIJI SALAK (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI KALIUM OKSONAT

  • Lia Krisdayanti
  • Hajrah Hajrah Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Adam M. Ramadhan Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
Keywords: hiperurisemia, kalium oksonat, jus hati ayam, ekstrak etanol biji salak

Abstract

Pada penelitian sebelumnya dinyatakan bahwa ekstrak etanol biji salak memiliki aktivitas sebagai diuretik, dan dinyatakan bahwa senyawa yang berperan adalah flavonoid. Senyawa flavonoid diduga memiliki aktivitas dalam penurunan kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas pemberian ekstrak etanol biji salak (Salacca zalacca (Gaertn) Voss), mencari dosis terbaik dan mengetahui potensinya dalam  menurunkan kadar asam urat pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus). Metode yang digunakan adalah secara in vivo dengan menggunakan hewan uji tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus) yang diinduksi kalium oksonat dan jus hati ayam. Tikus dibagi ke dalam 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC 0,5 %), ekstrak dosis 70 mg/kgBB, ekstrak dosis 140 mg/kgBB dan ekstrak dosis 280 mg/kgBB. Setiap kelompok terdiri dari 3 tikus. Dilakukan pemberian jus hati ayam 1 jam setelah induksi kalium oksonat lalu kadar asam urat diukur 60 menit dan 120 menit; setelah induksi. Kadar asam urat tikus diukur dengan menggunakan alat test-strip asam urat. Hasil yang diperoleh menujukkan bahwa ekstrak etanol biji salak (Salacca zalacca (Gaertn) Voss) memiliki aktivitas dalam menurunkan kadar asam urat tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus).

References

Afianti, H. 2011. Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etil Asetat Dan Etanol Buah Salak Varietas Bongkok (Salacca edulis Reinw.) Pada Tikus Wistar. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. Vol XXII No. 1
Hardian et al. 2014. Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Daun Lada (Piper nigrum L.) Pada Mencit (Mus musculus L.)Jurnal Trop. Pharm.Chem Vol. 2 No. 5
Herliani et al. 2011. Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etil Asetat Dan Etanol Buah Salak Varietas Bongkok (Salacca edulis Reinw.) Pada Tikus Galur Wistar. Jurnal Tekno Dan Industri Pangan. Vo. 22 No. 1.
Ni Putu et al. 2012. Ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) Sebagai antioksidan pada penurunan kadar asam urat tikus wistar. Jurnal Kimia. Vol. 6. No. 2
Novita et al. 2014. Uji efektivitas diuretik ekstrak etanol biji salak (salacca zalacca varietas zalacca (gaert.) Voss) pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus). Pharmacon. Vol. 3. No. 3
Salsabila et al. 2015. Uji Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Kulit Buah Salak (Salacca zalacca (Gaertner) Voss) Terhadap Mencit Swiss Webster Jantan Yang Diinduksi Kalium Oksonat. Prosiding Penelitian SPeSIA Unisba
Windu A. Dewa. 2014. Pemanfaatan Teh Kombucha Sebagai Obat Hiperurisemia Melalui Penghambatan Aktifitas Zantin Oksidase Pada Rattus norvegicus. Jurnal Kimia No. 8 Vol. 2
Published
2016-11-01
How to Cite
Krisdayanti, L., Hajrah, H., & Ramadhan, A. M. (2016). UJI AKTIVITAS ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK ETANOL BIJI SALAK (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI KALIUM OKSONAT. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 4(1), 187-192. https://doi.org/10.25026/mpc.v4i1.180

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>