Karakteristik dan Pengobatan Pasien Pneumonia di Instalasi Rawat Inap RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

  • Meilita Efliana
  • Jaka Fadraersada Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Laode Rijai Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia http://orcid.org/0000-0002-1087-1112
Keywords: Pneumonia, Retrospektif, , RSUD. A. W. Sjahranie Samarinda

Abstract

Infeksi saluran napas, khususnya pada pneumonia merupakan infeksi yang penyebarannya sangat luas yakni melanda bayi, anak-anak, hingga dewasa. Kasus Pneumonia di Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2013 dengan jumlah perkiraan kasus sebesar 37.310 kasus meningkat dari tahun sebelumnya 2012 sebanyak 35.377 kasus. Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental (survei) bersifat deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan catatan rekam medik pasien. Teknik sampling yang digunakan adalah purposif sampling. Dari 97 sampel diperoleh persentase terbesar laki-laki 51 pasien sebesar 52,58%. Persentase usia yang paling banyak ialah 0-5 tahun sebesar 58%. Pengobatan pada penggunan antibiotik golongan dan jenis obat yang paling banyak digunakan adalah golongan sefalosporin 47,30% yakni dengan jenis antibiotik seftriakson. Rute pemberian obat antibiotik yang paling banyak diberikan ialah secara intravena sebesar 88,76%. Frekuensi pemberian obat antibiotik yang diberikan bervariasi tergantung pada spesien bakteri target. Terapi suportif yang banyak digunakan ialah golongan bronkodilator 33,11%. Interaksi obat yang terjadi berupa interaksi farmakodinamik dan interaksi farmakokinetik.

References

Abbas Merdjani. 2002. Demam Chikungunya. Dalam Sumarmo S. Soedarmo, Henry Garna, Sri Rezeki : Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak - Infeksi dan Penyakit Tropis. Edisi I. Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI. h. 260, 266:Jakarta
Depkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Fatmah. 2006. Respon Imunitas Yang Rendah Pada Tubuh Manusia Usia Lanjut. MAKARA, Kesehatan, Vol. 10, No. 1
Hartati, Susi. 2011. Analisis Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Anak Balita Di RSUD Pasar Rebo Jakarta. Jakarta: UI Press.
Hirokawa, Katsuiku, Masanori Utsuyama, Yoshio Hayashi, Masanobu Kitagawa, Takashi Makinodan And Tamas Fulop. 2013. Slower Immune System Aging In Women Versus Men In The Japanese Population. Biomed Central, 10:19.
Jawetz, E., Melnick J., Adelberg’s. 2008. Medical Microbiology. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Kuluri, Lisa C. N. 2015. Evaluasi Kerasionalan Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Lansia Dengan Pneumonia Di Instalasi Rawat Inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode Juni 2013-Juli 2014. Jurnal Ilmiah Farmasi UNSRAT Vol. 4 No. 3.
Suharjono, Yuniati T., Sumarno, Semedi S.J. 2009. Studi Penggunaan Antibiotika Pada Penderita Rawat Inap Pneumonia (Penelitian Di Sub Departemen Anak Rumkital Dr. Ramelan Surabaya). Majalah Ilmu Kefarmasian, Vol. VI No. 3.
Tanu, Ian. 2012. Farmakologi Dan Terapi, Edisi Kelima. Jakarta: Badan Penerbit FKUI.
Published
2016-11-01
How to Cite
Efliana, M., Fadraersada, J., & Rijai, L. (2016). Karakteristik dan Pengobatan Pasien Pneumonia di Instalasi Rawat Inap RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 4(1), 205-214. https://doi.org/10.25026/mpc.v4i1.183

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >>