UJI EFEK ANTIDIARE KOMBINASI EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) DENGAN DAUN KESUMBA KELING (Bixa orellana L.)PADA MENCIT (Mus musculus)

  • Novalia Debora
  • Wisnu Cahyo Prabowo Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Arsyik Ibrahim Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Laode Rijai Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia http://orcid.org/0000-0002-1087-1112
Keywords: antidiarrheal, Seeds, Carica papaya L

Abstract

Secara tradisional biji pepaya dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri, mengobati gangguan pencernaan dan diare, sedangkan kesumba keling digunakan untuk mengobati penyakit lambung dan usus. Biji pepaya mengandung metabolit sekunder diantaranya tanin dan fenol, sedangkan pada tumbuhan kesumba keling, daunnya juga mengandung tanin, dimana kedua senyawa tersebut memiliki efek sebagai antidiare. Mengetahui efek kombinasi ekstrak biji pepaya (Carica papaya L.) dengan daun kesumba keling (Bixa orellana L.) sebagai antidiare pada mencit. Mencit dikelompokkan menjadi lima kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang diberikan CMC, kelompok kontrol positif yang diberikan Loperamid HCl dan tiga kelompok uji yang diberikan kombinasi ekstrak dengan tiga perbandingan dosis yang masing-masing diberikan secara oral. Oleum ricini digunakan sebagai penginduksi diare. Pengamatan menunjukkan bahwa kombinasi antara daun kesumba keling : biji pepaya mempunyai efek sebagai antidiare pada perbandingan 1:1 dan 1:2

References

Dalimartha, S. 2009. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia jilid 6. Pustaka Bunda. Jakarta
Darwis, Welly. 2012. Tanaman Obat yang terdapat di Kota Bengkulu yang Berpotensi sebagai Obat Penyakit dan Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia. Jurnal Ilmiah Konservasi Hayati. Vol. 08 No. 01
Gelmy L. Ciro1, Jose E. Zapata and Jessica Lopez. 2014. Evaluasi In Vitro dari Biji Bixa orellana L. ( Annatto ) Sebagai Potensi Pengawet Makanan Alam. Journal of Medicinal Plant Research. Vol. 8 No. 21
Laning, Meri Yanti N. 2008. Uji efek antidiare dari esktrak daun kesumba keling (Bixa orellana, Linn) pada tikus jantan dewasa. Widya Mandala Catholic University Surabaya.
Nurhalimah, Hanny., Novita Wijayanti., Tri Dewanti Widyaningsih. 2015. Efek Antidiare Ekstrak Daun Beluntas (pluchea indica L.) Terhadap Mencit Jantan yang Diinduksi Bakteri Salmonella thypimurium. Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No 3
Palombo, E.A. 2006. Fitokimia dari Tradisional Tanaman Obat Digunakan dalam Pengobatan Diare : Mode Aksi dan Efek pada fungsi usus. Farmakoterapi Research. 20(9)
Purwaningdyah, Yunia Galih., Tri Dewanti Widyaningsih., Novita Wijayanti. 2015. Efektivitas Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L.) sebagai Antidiare pada Mencit yang Diinduksi Salmonella typhimurium. Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No 4
Sarker, Styajit D., Lutfun, Nahar. 2007. Kimia untuk Mahasiswa Farmasi Umum , Organik dan Produk Alam Kimia. Inggris.
Wahyuni, Tri., Saeful Hidayat.,Tedjo Narko. 2012. Uji Aktivitas Antidiare Ekstrak Etanol Biji Teratai Putih (Nymphaea pubescens willd) terhadap Mencit dengan Metode Transit Intestinal. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol.1, No.2
Warisno. 2003. Budidaya Pepaya. Kanisius. Yogyakarta
Published
2016-11-01
How to Cite
Debora, N., Prabowo, W. C., Ibrahim, A., & Rijai, L. (2016). UJI EFEK ANTIDIARE KOMBINASI EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) DENGAN DAUN KESUMBA KELING (Bixa orellana L.)PADA MENCIT (Mus musculus). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 4(1), 241-245. https://doi.org/10.25026/mpc.v4i1.188

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >>