AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAN FRAKSI KULIT BATANG PILA-PILA (Mallotus paniculatus) TERHADAP 1,1-DIPHENYL-2 PICRYLHIDRAZYL (DPPH)

  • Riska Harfiani Junaid
  • Mirhansyah Ardana
  • Laode Rijai Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia http://orcid.org/0000-0002-1087-1112
Keywords: Antioksidan, Mallotus paniculatus, DPPH

Abstract

Pila-pila merupakan tumbuhan yang dapat digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman empiris di Melak, Kutai Barat, yang kemudian diduga juga memiliki aktivitas antioksidan. Telah dilakukan penelitian mengenai aktivitas antioksidan dengan berbagai konsentrasi ekstrak metanol, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan kulit batang Pila-pila (Mallotus paniculatus). Ekstrak dan fraksi kulit batang Pila-pila diuji terhadap senyawa DPPH (1,1-difenil-2-pikril-hidrazil) dengan mengukur absorbansi menggunakan spektrofotometer sinar tampak pada panjang gelombang 516 nm. Variasi konsentrasi sampel uji yang digunakan pada pengujian ini adalah 20, 40, 60, 80, dan 100 ppm untuk ekstrak metanol dan fraksi n-heksan serta 10, 20, 30, 40, 50 ppm untuk fraksi etil asetat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang pila-pila merupakan antioksidan kuat dengan nilai IC50 71.94 ppm, begitu pula fraksi n-heksan dengan IC50 59.92 ppm. Untuk fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat yaitu dengan nilai IC50 49.92 ppm.

(IC50 ekstrak metanol = 71.94 ppm, IC50 fraksi n-heksan = 59.92 ppm, IC50 fraksi etil asetat = 49.92 ppm).

References

Depkes RI., 1995. Farmakope Indonesia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia:Jakarta.Farsnworth, N. R. 1966. Biological and Phytochemical Screening of Plant. Journal of Pharmaceutical Sciences. 55: 59.
Harborne, J.B., 1996. Metode Fitokimia.Terjemahan: Padmawinata, K dan Soediro, I. InstitutTeknologi Bandung:Bandung.
JFW, Slik. 2009. Asianplant.Net: Plants of Southeast Asia. Diunduh tanggal 15 April 2016.
Jones, W.P., Kinghorn, A.D., 2006. Extraction of Plant Secondary Metabolites. In: Sharker, S.D. Latif Z., Gray A.L, eds. Natural Product Isolation. 2nd edition. Humana Press: New Jersey.
Mardawati, E, Filianty, F dan Marta, H, 2008, Kajian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana) dalam Rangka Pemanfaatan Limbah Kulit Manggis di Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya., Laporan Akhir Penelitian
Sulistyarini PD. 2009. Uji Aktivitas Antiradikal Bebas dari Ekstrak Inti Biji Bagore (Caesalpinia crista Linn.). Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Makassar. hal. 37-38.
Wahjuni T. 2006. Dua Santon Terprenilasi dan Uji Antioksidan pada Ekstrak n-Heksan dari Kulit Batang Garcinia tetranda Pierre. Tesis Program Pascasarjana ITS. Surabaya. hal. 35.
Published
2016-11-01
How to Cite
Junaid, R. H., Ardana, M., & Rijai, L. (2016). AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAN FRAKSI KULIT BATANG PILA-PILA (Mallotus paniculatus) TERHADAP 1,1-DIPHENYL-2 PICRYLHIDRAZYL (DPPH). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 4(1), 303-309. https://doi.org/10.25026/mpc.v4i1.197

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>