Kajian Pengobatan Pasien Kanker Serviks Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

  • Sibarani Evy Morita
  • Wisnu Cahyo Prabowo Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Laode Rijai Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia http://orcid.org/0000-0002-1087-1112
Keywords: kanker serviks, karakteristik, pola pengobatan

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab utama kematian akibat kanker di usia reproduktif pada wanita di negara-negara berkembang. Kanker serviks adalah kanker yang menyerang leher rahim dan ditandai dengan pertumbuhan abnormal sel pada leher rahim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan jenis pengobatan pasien kanker serviks di instalasi rawat inap di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Metode penelitian yang digunakan berupa penelitian non eksperimental yang dilakukan secara retrospektif. Dianalisis dengan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh pada penelitian ini yaitu diketahui pasien kanker serviks paling banyak terjadi pada pasien usia 45 hingga 49 tahun dengan stadium terbanyak yaitu stadium IIIA (37,5%). %). Tingkat pendidikan terakhir yaitu Sekolah Dasar (45,83%) dan jenis pekerjaan pasien sebagai ibu rumah tangga (89,58%) dengan tingkat paritas lebih dari 4 (54,17%). Jenis pengobatan yang paling banyak dilakukan yaitu kemoterapi (81,24%) kemudian pembedahan (2,08 %) serta tindakan biopsi (16,67%). Pemilihan obat untuk terapi kanker serviks dengan kombinasi obat tertinggi yaitu kombinasi paxus-carboplatin (77,08%) dan kombinasi cisplatin-vinkristin-bleomycin (4,16%).

References

Arisusilo, C. 2012. Kanker leher rahim (kanker serviks) sebagai pembunuh wanita terbanyak di Negara berkembang. Jurnal sainstis. Vol.1 No.1. Hal 4.
Santoso, Cucuk., dan Brahmana Askandar. 2011. Keberhasilan Kemoterapi Neoajuvan Cisplatin-Vincristine-Bleomycin dan Paclitaxel-Caboplatin Ditinjau dari Penilaian Operabilitas Kanker Serviks IIB. Majalah Obstetri & Ginekologi. Vol.19 No.3 Hal 221.
Depkes RI. 2015. Pusat Data dan Informasi, Stop Kanker. Departemen Republik Indonesia: Jakarta.
Dewi, Ratna. S., Sari, L, dan Rabiah. 2012. Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan Klien Kanker Serviks Memeriksakan Diri ke Pelayanan Kesehatan. Jurnal Penelitian Kesehatan. Vol. 10 No. 1. Hal 3.
Lasut, Edwin., Max Rarung, dan Erna Suparman. 2015. Karakteristik Penderita Kanker Serviks Di BLU RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou. Jurnal e-Clinic (eCl). Vol. 3 No 1. Hal 83-85.
Fitriana, Nimas., dan Ambarini, T. 2012. Kualitas Hidup Pada Penderita Kanker Serviks Yang Menjalani Pengobatan Radioterapi Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental.Vol. 1 No. 2. Hal 124.
Published
2016-11-01
How to Cite
Morita, S. E., Prabowo, W. C., & Rijai, L. (2016). Kajian Pengobatan Pasien Kanker Serviks Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 4(1), 330-334. https://doi.org/10.25026/mpc.v4i1.201