Kajian Kesesuaian dan Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi pada Akseptor Kontrasepsi: Studi Kasus di Klinik Harmoni Kota Samarinda

  • Siti Ulfah Hidayah
  • Arsyik Ibrahim Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Hajrah Hajrah Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Laode Rijai Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia http://orcid.org/0000-0002-1087-1112
Keywords: Contraception, Acceptability, Side Effects

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara berkembang membentuk program Keluarga Berencana (KB) untuk mengatasi masalah laju pertumbuhan penduduk. Program ini dilaksanakan dengan menggunakan kontrasepsi sebagai alat atau upaya untuk mencegah kehamilan. Keberhasilan program KB ditunjukkan dari durasi penggunaan kontrasepsi, yaitu dengan melihat perilaku penggantian alat kontrasepsi (kesesuaian penggunaan kontrasepsi). Salah satu faktor yang mempengaruhi kesesuaian kontrasepsi yaitu efek samping. Penelitian ini dilakukan untuk melihat kesesuaian dan efek samping penggunaan kontrasepsi di klinik Harmoni kota Samarinda dengan metode cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 84. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 93% akseptor KB pernah berpindah metode kontrasepsi dan sebanyak 90% menyatakan alasan perpindahan tersebut akibat efek samping yang mengganggu. Alasan lainnya termasuk penggunaan yang sulit (8%), metode gagal (1%), dan harga (1%). Efek samping seperti kenaikkan berat badan paling banyak dirasakan oleh akseptor kontrasepsi pil (47 %), amenorrhea paling banyak dirasakan oleh akseptor kontrasepsi suntik 3 bulan (53 %), jerawat paling banyak dirasakan oleh akseptor pil (43 %), sakit kepala paling banyak dirasakan oleh akseptor pil (40 %), mual-muntah paling banyak dirasakan oleh akseptor suntik 1 bulan (35  %), dan perdarahan paling banyak dirasakan oleh akseptor implan (67%).

References

Bony A. E., et al., 2006. Weight Gain in Obese and Nonobese Adolescent Girls Inisiating Depot Medroxyprogesteron, Oral Contraceptive Pills, Or Non Hormonal Contraceptive Methods. Arch Pediatr Adolec Med. Vol. 32: 147-153

BPS., 2015. Penduduk Indonesia Menurut Provinsi 1971, 1980, 1990, 1995, 2000 dan 2010. Badan Pusat Statistik

Ballargeon, J., et al. 2006. Association Between The Current Use of Low Dose Oral Contraceptive and Cardiovascular Arterial Disease: A Meta Analysis. J Clin Endocrinal Metab. Vol 90: 3863-3870

Everett, Suzanne., 2007. Buku Saku Kontrasepsi dan Kesehatan Seksual Reproduktif Edisi 2. Jakarta: Buku Kedokteran EGC

Katzung, B. G., et al., 2011. Basic and Clinical Pharmacology 12th Edition. USA: McGraw-Hill Companies

Kemenkes RI., 2013. Situasi Keluarga Berencana di Indonesia. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. ISSN 2088-270X: Vol. 2

Hamani Y., et al., 2007. Misconception About Oral Contraception Pills Among Adolescent and Physicians. Human Reproduction. Vol 22 No. 12: 3078-3083

Irianingsih, H., 2011. Hubungan Lama Pemakaian KB Suntik 3 bulan Depo Progestin dengan Peningkatan Berat Badan pada Akseptor KB di Puskesmas Klego II Kabupaten Boyolali. Surakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Muhamadiyah

Jane, D., et al. 2014. Unanticipated Bleeding with Etonogestrel Implant: Advice and Therapeutic Intervention. Journal of Family Planning and Reproductive Health Care. Vol. 40. No 3: 158-160

MacGregor, E. A., 2016. Contraception and Headache.The Journal of Head and Face Pain. Vol 13: 247-276

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Prawirohardjo, S., dkk., 2008. Ilmu Kandunagan. Jakarta: PT Bina Pustaka

Sarwono Prawirohardjo
Rahardja, M. B., 2011. Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana dan Penggantian Kontrasepsi di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. Vol. 6 No.3: 140-144

Rowlands, Sam and Stephen Searle. 2014. Contraceptive Implants: Current Perspective. Journal of Contraception. Vol. 5:73-84

Suratun., dkk. 2008. Pelayanan Keluarga Berencana dan Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Trans Info Media

Spevack, Edra. The Long Term Health Implication of Depo Provera. Integrative Medicine. Vo. 12 No. 1: 27-34

Suherman, S. K., 2007. Farmakologi dan Terapi Edisi 5. Jakarta: Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran UI

Trussel J., et al., 2007. Contraceptive Technology: Nineteenth Revised edition. New York: Ardent Media

Wahyuningsih, N., dkk. 2015. Karakteristik Akseptor Kontrasepsi Suntik DMPA di Desa Gringgin, Sambungmacan, Suragen. Gaster Vol 12. No. 1: 28-35

WHO. 2006. Ragam Metode Kontrasepsi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC
Published
2016-11-01
How to Cite
Hidayah, S. U., Ibrahim, A., Hajrah, H., & Rijai, L. (2016). Kajian Kesesuaian dan Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi pada Akseptor Kontrasepsi: Studi Kasus di Klinik Harmoni Kota Samarinda. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 4(1), 335-343. https://doi.org/10.25026/mpc.v4i1.202