Jamur Endofit Dari Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia Merr.)

  • Vendryca Reckow
  • Wahyu Widayat Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Laode Rijai Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia http://orcid.org/0000-0002-1087-1112
Keywords: Bawang dayak Eleutherine palmifolia, jamur endofit, YEA, MEA

Abstract

Bawang dayak (Eleutherine palmifolia Merr.) merupakan salah satu tumbuhan endemik Kalimantan, yang secara empiris bagian umbinya telah digunakan dalam pengobatan degeneratif. Jamur endofit memainkan peran dalam produksi metabolit sekunder. Jamur endofit merupakan jamur yang dapat hidup pada bagian daun, batang maupun akar pada tumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi jamur endofit yang terdapat pada umbi bawang dayak dan mengetahui karakteristiknya secara mikroskopik dan makroskopik. Isolasi jamur endofit dilakukan pada medium Yeast Extract Agar (YEA) dan Malt Extract Agar (MEA) dengan teknik sterilisasi permukaan menggunakan alkohol 70% dan NaOCl 1%. Hasil isolasi jamur endofit pada medium MEA diperoleh 1 isolat berwana putih yang bergenus Geotrichum sp. dan pada medium YEA diperoleh 2 isolat berwarna hitam yang bergenus Aspergillus sp. dan berwarna putih.

References

Elfina, D., Martina, A., Roza, R.M. 2014. Isolasi dan karakterisasi fungi endofit dari kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) sebagai antimikroba terhadap Candida albicans, Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. J. Online Mahasiswa Bidang MIPA, 1:1-10.

Elfita, Muharni., dkk. 2011. Senyawa antimalaria dari jamur endofitik tumbuhan sambiloto (Andographis paniculata Nees). J. Nature Indonesia 13:123-129.
Hidayah, Anita Sarah., dkk. 2015. Uji Antioksidan Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa Merr.). Prosiding Penelitian SPeSIA Unisba ISSN 2460-6472.

Kongsaeree, Palangpon and Samran Prabpai. 2003. Antimalarial Dihydroisocoumarins Produced by Geotrichum sp., an Endophytic Fungus of Crassocephalum crepidioides. American Chemical Society and American Society of Pharmacognosy

Posangi, Jimmy dan Robert A. Bara. 2014. Analisis Aktivitas Dari Jamur Endofit Yang Terdapat Dalam Tumbuhan Bakau Avicennia Marina Di Tasik Ria Minahasa. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis Volume 1 Nomor 1.
Prihatiningtias W. 2007. Prospek mikroba endofit sebagai sumber senyawa bioaktif. Majalah Obat Tradisional 12 (42)
Purnamasari, Listya., dkk. 2016. Kajian Produksi Aflatoksin B1 Kasar Dari Isolat Kapang Aspergillus flavus Lokal Pada Media Jagung dan Jangung+Kacang Tanah. Buletin Peternakan Vol. 40 (2) : 133-137, ISSN-0126-4400 E-ISSN-2407-876X
Singh IP, Bharate SB. 2005. Anti-HIV Natural Products. Journal Current Science. 89: 269-290.
Strobel, G.A. 2003. Endophytes as sources of bioactive products. pp.11
Strobel, G. A., and B. Daisy. 2003. Bioprospecting for Microbial Endhophytes and Their Natural Products. Microbiology and Molecular Biology Review. 67. (4). 419-502.
Tan, R.X., and W.X. Zou. 2001. Endophytes : a rich source of functional metabolites. Nat. Prod. Rep. 18: 448-459.
Published
2016-11-01
How to Cite
Reckow, V., Widayat, W., & Rijai, L. (2016). Jamur Endofit Dari Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia Merr.). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 4(1), 377-383. https://doi.org/10.25026/mpc.v4i1.208

Most read articles by the same author(s)