STABILITAS FISIK SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG BANYURU (Pterospermum celebiqum Miq.) DENGAN VARIASI PHYTOCREAM®

  • Asnah Marzuki
  • Ermina Pakki
Keywords: phytocream®, krim, formula, kulit batang banyuru, uji stabilitas Fisik

Abstract

Telah dilakukan penelitian Stabilitas Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Kulit Batang Banyuru (Pterospermum Celebiqum Miq.) Dengan Variasi Phytocream® Penelitian ini mengenai pengaruh emulgator phytocream® terhadap kestabilan fisik sediaan krim dari ekstrak etanol kulit batang banyuru (Pterospermum celebiqum Miq.). Dengan tujuan penelitian, untuk mendapatkan suatu sediaan dengan formula krim yang stabil, menggunakan emulgator phytocream® tipe M/A dari ekstrak etanol kulit batang banyuru. Ekstrak etanol kulit batang banyuru diperoleh dari hasil maserasi dengan etanol 96%. Di rotavaporasi dan liofilisasi untuk mendapatkan ekstrak kering. Ekstrak etanol kulit batang banyuru diformulasi dalam sediaan krim dalam variasi konsentrasi emulgator phytocream® 5, 7, dan 9 %. Evaluasi kestabilan fisik krim meliputi uji organoleptis, kriming, viskositas, pH dan pengukuran tetes terdispersi serta inversi fase sebelum dan setelah kondisi penyimpanan dipercepat selama 12 jam pada suhu 5°C dan 35°C. Pengamatan menunjukkan tidak ada perubahan secara organoleptis, warna dan bau pada tiga formula krim. Data penelitian menunjukkan secara signifikan tidak terjadi adanya kriming, inversi fase, perubahan viskositas, pH, dan ukuran fase terdispersi. Hasil penelitian pada tiga formula krim tipe M/A dengan variasi konsentrasi emulgator phytocream®  adalah stabil secara fisik.

References

Heryati Yetti, Nina Mandawati, dan Kokasih A.S. 2003. Bayur. Departemen Kehutanan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan.
Sossef, M. S., M.,Hong,L.T. and Prawirohatmodjo,S.1998. No 5 (3). Prosea Bogor Indonesia 479-48.
Djuanda A, Hamzah M, Aisah S. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Ed.Kelima. Balai Penerbit FKUI. Jakarta. 2009. hal. 253-254, 258-259.
Lachman L, Herbert AL, Joseph LK. The Theory and Practice of Industry. Third Edit. Lea & Fegiber. Philadelphia. 1994. Hal, 528, 508, 531, 538.
Gennaro AR. Remington’s Pharmaceutical Science. 〖21〗^stEditon. Mack Publishing Company. Pennsylvania.2005.hal 327 -31 Available as PDF file.
Baumann L. Cosmetic Dermatology Principles and Practice second Edition. The McGraw-Hill Companies. New York. 2009. pp.3 [Available as PDF file].
Marzuki Asnah.et all., 2016. Potential Anti-Infection Activity Of Ethanol Extract Stem Bark Banyuru (Pterospermum Celebicum, Miq.) Against Several acteria.Asian Journal Of Microbiology, Biotechnology And Environmental Sciences, Vol. 18, No. 4
Parrott, E.L., Pharmaceutical Technology. Fundamental Pharmaceutics. [Third Revition]. Burgess Publishing Company. Minneapolis. 1971.hal 313
Allen LV. The Art, Science and Technology of Pharmaceutical Compounding. Washington D.C: American Pharmaceutical Association. 2002.
Sinerga,VegetableBasedEmulsifier[bookoninternet].2008.[accessed07oktober2016]http:://www.in.cosmetics.com/exhibitorlibrary/g/phytocream.pdf.
Published
2017-05-03
How to Cite
Marzuki, A., & Pakki, E. (2017). STABILITAS FISIK SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG BANYURU (Pterospermum celebiqum Miq.) DENGAN VARIASI PHYTOCREAM®. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 5(1), 48-58. https://doi.org/10.25026/mpc.v5i1.220