Observasi Klinik Ekstrak Labu Siam (Sechium edule) Sebagai Antihipertensi

  • Raudhatul Munawassalmiah
  • Hajrah
  • Laode Rijai

Abstract

Labu Siam (Sechium edule) mengandung flavonoid yang diketahui memiliki aktivitas hipotensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian ekstrak buah labu siam sebagai antihipertensi. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment) dengan desain equivalent time-sample design yang dilakukan dengan cara memberikan perlakuan dan diukur tekanan darah pre-test dan post-test. Subjek penelitian diberikan ekstrak labu siam dengan dosis 100 mL/hari selama 7 hari. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan nilai tekanan darah sistolik dengan nilai signifikan p=0,001 dan nilai tekanan darah diastolik dengan nilai signifikan p=0,009 (α=0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa labu siam (Sechium edule) dapat menurunkan nilai tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi.

References

[1] Andria, K.M. 2013. Hubungan antara Perilaku Olahraga, Stres dan Pola Makan dengan Tingkat Hipertensi pada Lanjut Usia di Posyandu Lansia Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukokilo Kota Surabaya. Jurnal Promkes, Vol.1,No.2.
[2] Balasuriya BWN, Rupasinghe HPN. Plant flavonoids as angiotensin converting enzyme inhibitors in regulation of hypertension. FFHD. 2011;5:172-188.
[3] Dharmeizar. 2012. Hipertensi. Medicinus: Scientific Journal of Pharmaceutical Development and Medical Application. Vol.25., No.1.
[4] Dinkes Prov. Sultra. 2015. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Kendari.
[5] Gunawan, D. 2012. Ilmu Obat Alam (Farmakognosi). Jilid I. Jakarta: Penebar Swadaya.
[6] Ismiyati. Aktivitas antihipertensi ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum) pada tikus wistar, profil kromatografi lapis tipis serta penetapan kandungan fenolik total dan flavonoid totalnya [tesis]. Yogyakarta (Indonesia): Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada; 2013. hlm. 3-5.
[7] Katno, Pramono S. 2009. Tingkat Manfaat dan Keamanan Tanaman Obat dan Obat Tradisional. Yogyakarta: Fakultas Farmasi UGM.
[8] Kemenkes RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014. Jakarta: Kemenkes Republik Indonesia.
[9] Lawson, RW., Arthur, J., BarskyVictor, RG., Kaplan, NM. 2007. Systemic Hypertension: Mechanisms and Diagnosis. Philadelphia: Saunders Elsevier.
[10] Nurdiantami, Y. 2013. Efek Penghambatan Aktivitas Angiotensin I Converting Enzyme dari Beberapa Tanaman di Indonesia yang Digunakan sebagai Antihipertensi. Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia.
[11] Panjaitan RGP, Bintang M. Peningkatan kandungan kalium urin setelah pemberian ekstrak sari buah belimbing manis (Averrhoa carambola). Jurnal Veteriner. 2014;15(1):108-13.
[12] Rao, K.N.V., et all. 2011. Diuretic Activity On Different Extracts and Formulation On Aerial Parts Of Rumex Vesicarius. Linn. J Chem Pharm Res. 3(6):400-40.
[13] Rusdi. 2009. Awas! Bisa Mati Cepat Akibat Hipertensi dan Diabetes. Yogyakarta: Power Books (IHDINA).
[14] Sadock, B.J. & Sadock, V.A., 2003. Kaplan & Sadock’s Synopsis of Psychiatry (9th ed.). Philadelphia: Williams & Wilkins.
[15] Septian BA, Widyaningsih TD. Peranan senyawa bioaktif minuman cincau hitam (mesona palustris bl.) terhadap penurunan tekanan darah tinggi. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2014;2(3):198-202.
[16] Sudibyo, A. 2014. Efek Jus Buah Labu Siam (Sechium Edule Swartz) Terhadap Tekanan Darah Normal Laki-Laki Dewasa.Jurnal: Universitas Muhammadiyah Surakarta. Volume. 1. No.4.
[17] Triyanto, Endang. 2014. Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.
[18] Walanda, D.K. dan Rahma N. 2012. Penentuan Kadar Kalium (K) dan Kalsium (Ca) dalam Labu Siam (Sechium edule) serta Pengaruh Tempat Tumbuhnya. J. Akad Kim. 1(4):174-80.
[19] Yonata, Ade dan Arif Satria Putra Pratama. 2016. Hipertensi sebagai Faktor Pencetus Terjadinya Stroke. Majority. Vol.5. No.3.
Published
2018-12-31
How to Cite
Munawassalmiah, R., Hajrah, & Rijai, L. (2018). Observasi Klinik Ekstrak Labu Siam (Sechium edule) Sebagai Antihipertensi. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 8(1), 128-135. https://doi.org/10.25026/mpc.v8i1.314

Most read articles by the same author(s)

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >>