Studi Penggunaan Antibiotik Berdasarkan ATC/DDD Pada Pasien Bedah Orthopedi Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

  • Fitriyani
  • Adam M. Ramadhan
  • Febrina Mahmudah

Abstract

Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang, pada penanganannya dapat dilakukan teknik konservatif atau dengan pembedahan. Pada proses pembedahan tidak sedikit mikroba yang ikut masuk atau tidak sengaja masuk kedalam anggota tubuh yang di bedah sehingga perlu digunakan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dan kuantitas penggunaan antibiotik pada pasien bedah orthopedi. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Data penggunaan antibiotik dianalisis secara deskriptif dengan metode ATC/DDD dan DU 90% dari catatan rekam medik, dengan kriteria inklusi pasien bedah orthopedi, dewasa, dan rawat inap di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda selama periode Januari-Desember 2017. Hasil penelitian karakteristik diperoleh terbanyak jenis kelamin laki-laki sebesar 54 pasien (63,52%), usia 46-65 tahun sebesar 35 pasien (41,18%), dan jenis pekerjaan swasta sebesar 34 pasien (40%). Penggunaan antibiotik berdasarkan ATC/DDD diperoleh sebesar 20,21 DDD/100 patient-days pada kategori obat ceftriaxone dan antibiotik yang masuk dalam segmen DU 90% adalah ceftriaxone, cefixime, cefadroxil, dan amoxicillin.

References

[1] Badan Pusat Statistika Kalimantan Timur. 2016. Diaskes tanggal 23 maret 2018. dari https://kaltim.bps.go.id
[2] Chang Fangrong, Li Maosheng, Xu Pengpeng, Zhou Hanchu, Haque Md. Mazharul, and Huang Helai. 2016. Injury severity of motorcycle Riders involved In Traffic Crashes in Hunan, China: A mixed ordered logit Approach. International Journal of environmental research and public health. China.
[3] Fazriyah, Nurul. 2016. Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Bedah Apendektomi Dengan Metode ATC/DDD Dan DU 90% Di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng Periode Januari-Desember. UIN Syarif Hidayatullah . Jakarta
[4] Grace, Pierce A, Neil R. Borley. 2007. At a Glance Ilmu Bedah. edisi ketiga. Jakarta. Erlangga
[5] Hamdi, Sozen, Ibak gonen, Ayse sozen, Ali Kutlucan, Serdar Kalemci, and Murat Sahan. 2013. Application of ATC/DDD Methodology To Evaluate of Antibiotic Use Ina a General Hospitalin Turkey. Annals of Clinical Microbiology and Antimicrobials Suleyman Demirel University. Isparta. Turkey.
[6] Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Jakarta
[7] Kigera JWM, and Turyakira C. 2012. Audit of Prophylactic Antibiotic Use Orthopaedic Surgery In Mulago Hospital.. The Annals of African Surgery. Volume 09. Makerere University. Kampala, Uganda.
[8] Mariana. Anni Tiurma dan Fatwa Sari Tetra Dewi. 2018. Cedera Akibat Kecelakaan Lalulintas Di Sleman : Data HDSS 2015 Dan 2016. BKM Journal of Community Medicine And Public Health. Volume 34 Nomor 6 Tahun 2018.
[9] Nisa Najwa Rokhmah, Retnosari Andrajati, Maksum Radji. 2017. Cross–Sectional Study of Surgical Prophylactic Antibiotic Administration In Marzoeki Mahdi Hospital, Bogor, Indonesia. Asian journal of pharmaceutical and clinical research. Volume 10, issue 11.2017
[10] Permatasari, Dwi. 2013. Kuantitas dan Kualitas Penggunaan Antibiotika pada Pasien Dewasa Fraktur Terbuka Tibia Di RSUP Fatmawati. Fakultas kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Jakarta
[11] Suwandra, Reza, Rico Januar Sitorus, Hamzah Hasyim. 2011. Analisis Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas Di Kota Palembang Tahun 2008-2009. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Volume 2 Nomor 02.
Published
2018-12-31
How to Cite
Fitriyani, Ramadhan, A. M., & Mahmudah, F. (2018). Studi Penggunaan Antibiotik Berdasarkan ATC/DDD Pada Pasien Bedah Orthopedi Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 8(1), 207-213. https://doi.org/10.25026/mpc.v8i1.325

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>