Zebrafish (Danio rerio) Sebagai Model Hewan Coba pada Pengujian Aktivitas Obat

  • Niken Indriyanti Departemen Farmakologi, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Abstract

Perkembangan metode penelitian menggunakan hewan coba sering terkendala pada aspek 3R (reduce, replace, refinement). Untuk melakukan skrining aktivitas peneliti sering dihadapkan pada pilihan menggunakan hewan coba golongan rodent dalam jumlah banyak. Sedangkan pilihan menggunakan larva udang menawarkan pilihan jenis pengujian yang terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji keunggulan dan kelemahan metode uji aktivitas menggunakan model zebrafish (Danio rerio). Penelitian dilakukan secara metaanalisis menggunakan berbagai literatur yang diakses dari Pubmed, Sciencedirect, dan Google Scholar. Metode pengujian menggunakan zebrafish menunjukkan keunggulan pada pengamatan perilaku setelah pemberian bahan uji, terutama yang berkaitan dengan sistem saraf. Sedangkan untuk pengujian aktivitas terhadap jantung, pengamatan perilaku fisik kurang menunjukkan perbedaan yang berarti, namun penelusuran aktivitas terhadap otot jantung dapat dilakukan dengan metode pewarnaan histopatologi. Pengamatan molekular tersebut mampu menunjukkan kemampuan kontraksi dan relaksasi otot jantung. Pengamatan pada fungsi pengaturan tekanan darah dan fungsi sistem pencernaan juga dapat terpantau jelas jika menggunakan model zebrafish transgenik. Model zebrafish hasil rekayasa ini dapat terlihat bening sehingga ritme kerja organ dalamnya terrekam menghasilkan data pengamatan yang valid. Sehingga, untuk penelitian skrining uji aktivitas suatu bahan, penggunaan zebrafish menjadi salah satu pilihan yang tepat.

Published
2020-02-28
How to Cite
Indriyanti, N. (2020). Zebrafish (Danio rerio) Sebagai Model Hewan Coba pada Pengujian Aktivitas Obat. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 11(1), 80-83. https://doi.org/10.25026/mpc.v11i1.398