Efektivitas Asam Mefenamat terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Berdasarkan Numeric Rating Scale

  • Kiki Fitria Anggraeni Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Nurul Fitriani Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Niken Indriyanti Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

Abstract

Dismenore pada remaja adalah hal yang wajar untuk dirasakan ketika siklus menstruasi datang. Asam mefenamat merupakan terapi farmakologis yang sering digunakan oleh perempuan dismenore untuk mengurangi ketidaknyamanan nyeri haid dengan menginhibisi enzim siklooksigenase (COX-2) yang dapat mencegah pembentukan asam arakidonat serta prostaglandin yang akan menstimulasi kontraksi atau nyeri saat haid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar efektivitas asam mefenamat terhadap penanganan dismenore dengan penilaian skala NRS. Metode penelitian dengan quasi experimental terdiri dari 2 kelompok uji-kontrol dengan penilaian nyeri pretest-postest berdasarkan skala NRS. Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon rata-rata penurunan 4,50 dari data pretest-postest kelompok uji sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata penurunan 2,50 pada data pretest-postest kelompok kontrol. Hasil perbandingan tiap kelompok (uji-kontrol) nilai signifikansi p=0,002 (p<0,05) bahwa terdapat perbedaan penurunan intensitas nyeri haid. Asam mefenamat memiliki efektivitas yang baik terhadap penurunan nyeri haid dibandingkan dengan kontrol (plasebo).

Author Biographies

Kiki Fitria Anggraeni, Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
Nurul Fitriani, Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
Niken Indriyanti, Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

References

[1] Lefebvre, Guylaine, Ottawa ON Odette Pinsonneault, and Sherbrooke Q. C. 2005. Primary Dysenorrhea Consensus Guideline, J Obstet Gynaecol Can,27, (169), (December 2005), 1117-1130.https://doi.org/10.1016/s1701-2163(16)30395-4

[2] Lawrence, Hal C. 2015. The American College of Obstetricians and Gynecologists Supports Access to Women?s Health Care, American College of Obstetritians and Gyneologist, 125, (6), (June 2015), 1282-1284. https://doi.org/10.1097/aog.0000000000000867

[3] Ismarozi, Desti, Sri Utami, dan Riri Novayelinda. 2015. Efektivitas SenamDismenore Terhadap Penanganan Nyeri Haid Primer Pada Remaja,JOM, 2, (1), (Februari 2015), 820-827.https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/view/5188/5067

[4] Nurmiaty, Siswanto Agus Wilopo dan Toto Sudargo. 2011. Perilaku Makan dengan Kejadian Sindrom Premenstruasi pada Remaja, Berita Kedokteran Masyarakat, 27, (2), (Juni 2011), 75-82. https://doi.org/10.22146/bkm.3407

[5] Natalia, Shanty dan Nita Dwi Astikasari. 2019. Pengaruh Permen Dark Chocolate terhadap Nyeri Dismenore Primer pada Remaja Putri di SMP Gaya Baru Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, Journal for Quality in Women's Health, 2, (2), (September 2019), 31-37. https://doi.org/10.30994/jqwh.v2i2.35

[6] Khairunnisa, Nadhia, Asep Sukohar, Rizki Hanriko, dan Tendry Septa. 2018.Hubungan Pemberian Dark Chocolate Terhadap Penurunan Skala Nyeri Menstruasi (Dismenore Primer) Yang Dipengaruhi Dengan Kondisi Stres Pada Mahasiswi Kedokteran Universitas Lampung,Majority, 7, (3), (Desember 2018), 81-89.https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/2057/2025

[7] Kostania, Gita dan Anik Kurniawati. 2016. Perbedaan Efektivitas Ekstrak Jahe Dengan Ekstrak Kunyit Dalam Mengurangi Nyeri Dismenorhea Primer Pada Mahasiswi Di Asrama Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta,Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan,5, (2), (November 2016), 136-143.http://jurnal.poltekkes-solo.ac.id/index.php/Int/article/view/223/198

[8] Tamsuri. 2007. Konsep Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta: EGC.

[9] Gulati, A. Loh J. 2011. Assessment Of Pain: Complete Patient Evaluation. In: Vadivelu, Nalini, Urman, Richard D., and Hines, Roberta L. Editors. Essentials Of Pain Management. New York: Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-87579-8

[10] Yudianta, Novita Khoirunnisa, dan Ratih Wahyu Novitasari. 2015. Assessment Nyeri, Jurnal CDK-226, 42, (3), 214-234. http://www.cdkjournal.com/index.php/CDK/article/view/1034/755

[11] Dawood MY. 2006. Primary dysmenorrhea: advances in pathogenesis and management. Obstet and Gynecol, 108, (2), 428?441. https://doi.org/10.1097/01.aog.0000230214.26638.0c

Published
2020-12-16
How to Cite
Anggraeni, K. F., Fitriani, N., & Indriyanti, N. (2020). Efektivitas Asam Mefenamat terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Berdasarkan Numeric Rating Scale. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 12(1), 58-61. https://doi.org/10.25026/mpc.v12i1.409

Most read articles by the same author(s)