KARAKTERISTIK DAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD A.W. SJAHRANIE PERIODE DESEMBER 2015- JANUARI 2016

  • Rania Afifa Yasmin
  • Welinda Dyah Ayu
  • Laode Rijai Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian "Farmaka Tropis", Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia http://orcid.org/0000-0002-1087-1112
Keywords: Diabetes Melitus, Reminder, Kepatuhan

Abstract

Jumlah penderita diabetes melitus di dunia mencapai 382 juta jiwa pada tahun 2013. Posisi Indonesia berada pada peringkat ke 7 dengan jumlah penderita sebanyak 8,5 juta orang. Keberhasilan suatu pengobatan dipengaruhi oleh kepatuhan pasien terhadap pengobatannya. Pada terapi jangka panjang kepatuhan pasien umumnya rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil pemberian pesan singkat pengingat (reminder) terhadap kepatuhan pasien diabetes melitus di Instalasi Rawat Jalan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan kuasi eksperimental dengan pengambilan data secara prospektif selama periode Desember 2015- Januari 2016. Subjek yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 25 pasien diabetes melitus mendapatkan intervensi pesan singkat pengingat minum obat setiap hari selama satu periode terapi. Hasil penelitian berupa karakterisktik subjek penelitian berdasarkan umur menunjukkan bahwa pasien usia 41-60 tahun sebanyak 19 pasien (76%), berdasarkan jenis kelamin didapatkan jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki yaitu sebanyak 18 pasien (72%), berdasarkan pendidikan terakhir SD yaitu 12 pasien (48%), berdasarkan pekerjaan yakni ibu rumah tangga sebanyak 18 pasien (72%), pasien dengan riwayat keluarga diabetes melitus sebanyak 14 pasien (56%). Hasil kepatuhan pasien melalui perhitungan sisa obat (pill count) sebanyak 17 pasien memiliki kepatuhan 100% terhadap terapi pengobatannya.

References

1. Anisa, N. S. 2008. Faktor yang Berhubungan dengan Status Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus. Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga
2. Asti, Tri. 2006. Kepatuhan Pasien : Faktor Penting dalam Keberhasilan Terapi. Info POM, Vol. 7 (5)
3. Basuki, Endang. 2009. Konseling Medik : Kunci Menuju Kepatuhan Pasien. Majalah Kedokteran Indonesia, Vol 59 (2) .
4. International Diabetes Federation. 2013. IDF Diabetes Atlas,6th Ed.International Diabetes Federation
5. Irawan, D., 2010, Prevalensi dan Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Daerah Urban Indonesia (analisa data sekunder riskesdas 2007). Depok.Universitas Indonesia Press.
6. Lubis, J.P., 2012. Perilaku Penderita Diabetes Mellitus Rawat Jalan di RSUD Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Dalam Pengaturan Pola Makan. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.
7. Ramadona, A. 2011. Pengaruh Konseling Obat Terhadap Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus tipe 2. Tesis. Padang: Program Pascasarjana Universitas Andalas.
8. Sunjaya, I., Nyoman, 2009. Pola Konsumsi Makanan Tradisional Bali sebagai Faktor Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 di Tabanan. Jurnal Skala Husada Vol. 6 (1)
9. Zahtamal, Chandra, F., Suyanto, dan Restuastuti, T., 2007, Faktor-Faktor Risiko Pasien Diabetes Mellitus. Berit¬a Kedokteran Masyarakat. Vol. 23 (3).
Published
2016-04-25
How to Cite
Yasmin, R. A., Ayu, W. D., & Rijai, L. (2016). KARAKTERISTIK DAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD A.W. SJAHRANIE PERIODE DESEMBER 2015- JANUARI 2016. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 3(1), 75-80. https://doi.org/10.25026/mpc.v3i1.69

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>